Selasa, 03 November 2015

CPU scheduler
Mengambil proses dari memory yang siap untuk dieksekusi dan mengalokasikan resource CPU ke proses tersebut

CPU scheduling terjadi ketika :

  • Pergantian dari running ke waiting state
  • Pergantian dari running ke ready state
  • Pergantian dari waiting to ready
  • Terminate
Tipe - tipe scheduler
  • Long-term scheduling ( Proses di process pool )
  • Medium-term scheduling ( Proses di main memory )
  • Short-term scheduling ( Proses di CPU )
  • I/O scheduling ( I/O device )
Dispatcher
Dispatcher adalah modul yang memberikan kontrol CPU kepada proses yang diseleksi oleh short-term scheduling. Funsi dari dispatcher seperti :
  • Menganti context
  • Menganti user mode
Scheduling criteria
  • CPU utilization ( membutat CPU sesibuk mungkin )
  • CPU throughput ( jumlah proses yang selesai dalam satuan waktu tertentu )
  • Turnaround time ( waktu untuk mengeksekusi sebuah proses tertentu )
  • Waiting time ( waktu sebuah proses menunggu di tahap ready )
  • Response time ( waktu yang diperlukan ketika request pertama di ajukan sampai menerima response untuk pertama kalinya )
Optimization criteria
  • Max CPU utilization
  • Max CPU throughput
  • Min turnaround time
  • Min waiting time
  • Min Response time
Goal of scheduling


Algoritma Batch Scheduling

First-Come First-Serve
– Proses ditugaskan CPU dalam urutan sesuai dengan permintaan proses.
* Keuntungan : Mudah dimengerti dan mudah diprogramkan.
* Kerugian : Pekerjaan pendek mungkin akan menunggu terlalu lama jika pekerjaan panjang berada di depannya.

Shortest Job First
– Penggabungan setiap proses, pecahan panjang CPU berikutnya. Gunakan panjang ini untuk menjadwalkan proses dengan waktu terpendek.- 2 skema :
* Nonpreemptive – Sekali CPU diberikan ke proses, CPU tidak dapat didahului sampai pecahan CPU selesai.
* Preemptive – Jika proses baru datang dengan panjang pecahan CPU lebih kecil dibandingkan waktu yang tersisa dari proses eksekusi saat ini, dahului. Skema ini dikenal sebagai Shortest-Remaining-Time-First (SRTF).- SJF adalah optimal – Memberikan minimum rata-rata waktu tunggu untuk sekelompok proses yang diberikan.

TUGAS
1. First-Come First-Serve
Waiting time for A=0, B=2, C=5, D=1, E=3
Average Waiting Time = (0+2+5+1+3)/5 = 2, 2
 2. Shortest Job First – Non Preemptive
Waiting time for A=0, B=4, C=0, D=1, E=3
Average Waiting Time = (0+4+0+1+3)/5 = 1, 6
 3. Shortest Job First – Preemptive
Waiting time for A=0, B=4, C=0, D=1, E=3
Average Waiting Time = (0+4+0+1+3)/5 = 1, 6


 References



0 komentar :

Posting Komentar